Sistem Manajemen Waktu Belajar Mahasiswa Berbasis Fuzzy Logic

Authors

  • Fridolf Berlin Torotodo Zega

DOI:

https://doi.org/10.33510/numerion.2026.1.1.24-33

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sistem manajemen waktu belajar mahasiswa berbasis logika fuzzy untuk membantu menentukan waktu dan durasi belajar yang sesuai dengan kondisi individu mahasiswa. Manajemen waktu belajar menjadi tantangan bagi mahasiswa karena perbedaan tingkat fokus, kelelahan, dan beban tugas yang bersifat tidak pasti. Sistem yang dikembangkan menerapkan logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian tersebut dengan menggunakan tiga variabel input utama, yaitu tingkat fokus, tingkat kelelahan, dan beban tugas, yang direpresentasikan dalam bentuk linguistik seperti rendah, sedang, dan tinggi, kemudian difuzzifikasi menjadi nilai fuzzy. Metode inferensi fuzzy Mamdani dengan aturan IF–THEN digunakan untuk mengolah kombinasi input dan menghasilkan dua variabel output, yaitu durasi belajar (pendek, sedang, panjang) dan waktu belajar terbaik (sekarang, nanti, besok). Hasil inferensi kemudian didefuzzifikasi untuk menghasilkan rekomendasi yang bersifat konkret, seperti belajar selama 30–60 menit pada waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi waktu belajar yang fleksibel dan personal sesuai dengan kondisi mahasiswa. Dengan demikian, sistem berbasis logika fuzzy ini efektif dalam mendukung pengambilan keputusan dan manajemen waktu belajar mahasiswa.

 

Keywords: logika fuzzy; manajemen waktu belajar; sistem pendukung keputusan; mahasiswa; fuzzy Mamdani; rekomendasi waktu belajar; kecerdasan buatan

Downloads

Published

2026-02-26

How to Cite

Zega, F. B. T. (2026). Sistem Manajemen Waktu Belajar Mahasiswa Berbasis Fuzzy Logic. NUMERION: Journal of Physics, Mathematics, and Computer Science, 1(1), 24–33. https://doi.org/10.33510/numerion.2026.1.1.24-33