PKM Perencanaan Desa Wisata Bonjeruk, Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.33510/marka.2021.4.2.126-137Keywords:
desa wisata, spirit of place, berbasis masyarakat, wisata berkelanjutan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Desa Bonjeruk di Lombok Tengah berdiri pada tahun 1800-an ini sekilas memiliki banyak potensi dan peluang bisnis pariwisata, baik dari segi sejarah, budaya, pertanian, dan kuliner. Desa Wisata Bonjeruk sendiri ditetapkan oleh pemerintah daerah pada tahun 2019. Karena analisis dan perencanaan yang belum optimal, desa wisata ini memerlukan perencanaan yang perlu diperbarui, agar tercipta wisata yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Oleh karena itu kegiatan ini sangat diperlukan untuk menghasilkan analisis dan perencanaan Desa Wisata Bonjeruk yang lebih kongkrit. Bagaimanakah perencanaan dan konsep Desa Bonjeruk yang sesuai? Kegiatan ini dilaksanakan antara Program Studi Arsitektur Universitas Matana dan Pokdarwis Bonjeruk untuk mendapatkan kolaborasi yang berbasis masyarakat. Disepakati masterplan yang disesuaikan dengan spririt of place desa.
Downloads
References
Garnham, H. L. (1985). Maintaining The Spirit of Place: A Process for The Preservation of Town Character. Arizona: PDA Publishers Corp.
Khafid. S. (2019). Pelesiran ke Desa Bonjeruk: Sawah, Sejarah, dan Kopi Enak. Tempo.com. [Diakses 13 September 2020] dari https://travel.tempo.co/read/1280876/pelesiran-ke-desa-bonjeruk-sawah- sejarah-dan-kopi-enak
NTB.GO.ID (2019). WAGUB NTB Resmikan Desa Wisata Bonjeruk. [Diakses pada 1 september 2020] dari https://lomboktengahkab.go.id/index.php/artikel/berita/wagub-ntb- resmikan-desa-wisata-bonjeruk
